Monday, September 29, 2008

Lebaran....1429 H

Merujuk pada keputusan Dewan Tertinggi Mahkamah Agung Arab Saudi melakukan sidang itsbat ba'da magrib hari Senin 29 Ramadan 1429 H, telah menentukan bahwa malam Selasa adalah akhir bulan Ramadan 1429 H bertepatan tanggal 29 September 2008 M. Dengan demikian hari Selasa besok bertepatan tanggal 30 September 2008 adalah Idul Fitri 1 Syawal 1429 H, maka kami sekeluarga mulai berbuka Tgl 30 September ini. Walaupun beda dengan kebanyakan, Mohon maaf lahir dan batin, Taqobalallahu minna waminkum taqobal Ya Karim.

Sumber.

Monday, September 22, 2008

Rindu



Pak, iffah rindu sama Bapak....
Pak, iffah kangen  curhat. sama Bapak
Ya Allah lapangkanlah dan terangi kubur Bapak hamba
Ya Allah ampunkanlah dosa-dosanya
Ya Allah pertemukan kami di Jannah MU amiin

Jika dan Ketika



Jika kau merasa lelah dan tak berdaya dari usaha yang seperti sia sia..
Allah tahu betapa keras engkau sudah berusaha.

Ketika kau sudah menangis sekian lama dan hatimu masih terasa pedih..
Allah sudah menghitung air matamu.

Jika kau fikir bahwa hidupmu sedang menunggu sesuatu dan waktu terasa berlalu begitu saja..
Allah sedang menunggu bersama samamu.

Ketika kau merasa sendirian dan teman temanmu terlalu sibuk untuk menghubungimu..
Allah senantiasa berada disampingmu.

Ketika kau fikir kau sudah berusaha sesungguhnya dan tidak tahu hendak berbuat apa lagi..
Allah mempunyai jawabannya.

Ketika segalanya menjadi sesuatu yang tidak masuk akal dan kau merasa tertekan..
Allah bersamamu untuk menenangkanmu.

Jika tiba tiba kau dapat melihat jejak jejak harapan..
sebenarnya Allah sedang berbisik kepadamu.

Ketika segala sesuatu berjalan lancar dan kau merasa ingin mengucap syukur..
Allah telah pun memberkatimu.

Ketika sesuatu yang indah terjadi dan kau dipenuhi ketakjuban..
Allah akan tersenyum padamu.

Ketika kau memiliki tujuan untuk dipenuhi dan mimpi untuk digenapi..
Allah sudah membuka matamu dan memanggilmu dengan namamu.

Oleh itu ingatlah.. dimana pun kau berada..
Allah akan mengetahui dan senantiasa berada disampingmu..

[disadur dari berbagai sumber]

Friday, September 19, 2008

A letter to everybody




August, 2008.

Dear all,

Assalaamu’alaikum wr.wb.

My name is Lita Rahmasari, 28 years old. I’m a housewife. My husband’s name is Triyono, 33 years. We are from Indonesia and have married for 5 years. My husband is studying in UTM Malaysia under an RSG scheme.

He started study for Master Degree UTM in December 2005 with normal health condition. He did the study normally in fist semester and got the good result, with GPA 3.86. In second semester, August 2006, my husband got both of his kidney failure, so he postponed his study and went back to Indonesia for haemodialysis. Due to our financial condition, the government facilitated us with limited fund to pay the kidney treatments. It was not enough to keep my husband in a good condition, because it could only cover the basic service for kidney treatment, 2 times a week of dialysis and blood transfusion whenever hemoglobin (Hb, the amount of good-quality red-blood cells) was very low.

In January 2007, he decided to continue his study and back to UTM. He could continue but still need to dialysis for three times a week at UTM medical center and medical check-up every three month at Hospital Sultanah Aminah Johor Bahru. He is now in better condition. Alhamdulillah, UTM had pay for the cost of dialysis about RM3,000.00 for a month till now. He just finished his Master Degree at June 2008.

Now, he just started his PhD Degree on July 2008. His Supervisor told him that UTM can’t pay the cost for his dialysis anymore for next semester, January 2009. He must pay the dialysis by himself or do kidney transplantation. So, he wants to do kidney transplantation for better quality of life, because dialysis is considered very hard: costly, painful, takes time, and physically weakening. He wants to do the kidney transplantation as soon as possible, before the end of this year. His mother is generously willing to donate her kidney. We already asked to head of Renal Treatment at Sardjito Provincial Hospital (Prof. dr. Syahbani), kidney transplantation cost is about RM60,000,00. It is very hard for us to take, because currently my husband doesn’t have a permanent job.

We desperately need financial support for the kidney transplantation. It is urgent to do the kidney transplantation, for the sake of my husband’s life. Without the transplant, his living opportunity would be very low. Our expectation is to be able to live normally without routine dialysis.

Thank you for your attention and I pray to Allah that everything will be ok and run smoothly. Thank you.

Wassalaamu’alaikum wr.wb.

Lita Rahmasari

Phone: +(60) 167933004

www.trionolita.blogspot.com


 Semoga Allah memberikan kekuatan dan ketabahan kepada Lita dan suami, dan semoga Allah memberikan jalan yang terbaik dan di berikan kesembuhan untuk pak Tri amiin

 Saya ingin menghimbau kepada teman-teman dimanapun berada di bulan ramadhan ini tolong doakan saudara kita ini dan tolong sebarkan surat beliau ini semoga ada yang terketuk hatinya untuk menolong mereka hatta hanya sebuah doa

maaf dan terimakasih sebelumnya,
 

Wednesday, September 17, 2008

Andaikan kau datang lagi dalam mimpi ku...

Aku masih ingat suasana kampung, sejuk dan damai.
Inikah yang engkau namakan kampung akherat?
Kala itu, langit sedikit gelap. Kurasa, maghrib baru saja lewat.
Di depanku, sebuah rumah sederhana. Bukan gubug, bukan pula bungalo.
Aku berjalan mendekat, dan tepat didepan pintu. Tanganku terayun, mengetuk pintu rumahmu.
Tok..tok..tok..
"Assalaamu'alaikum"
Seseorang membuka pintu.
Aku tertegun memandangnya.
Senyumnya, menunjukkan kesempurnaan susun gigi putihnya. Senyum itu menyejukkan dan menyenangkan.
Dia lebih tinggi dariku. Tubuhnya tegap, atletis mungkin kata orang.
Jenggotnya hitam pekat.
"Saya nabi Ibrahim, ayo masuk"
Nabi Ibrahim? Aku memandang pemuda tampan yang tak pernah aku lihat sebelumnya. Aku tak pernah membayangkan dia seperti ini. Yang terbayang, adalah seorang tua, berjanggut putih, yang baru punya anak diusia rentanya.
Aku masih terdiam, lalu perlahan masuk kerumah.
Dalamnya pun sederhana.
Setelah pandanganku menyapu ruang tamu rumah sederhana itu, akupu mulai bertanya.
"Nabi Muhammad dimana?" tanyaku.
"Oh, ada didalam, ayo ikut saya"
Aku pun, berjalan dibelakangnya.
Nabi Ibrahim membuka pintu kamarmu.
Engkau tengah bersujud.
"Dia sedang solat!" bisik Nabi Ibrahim.
Kami berdua tegak, menunggumu.
Kuingat, ketika aku masuk ke kamarmu, engkau tengah sujud.
Dari belakang, kuingat postur tubuhmu, dan rambutmu.
Ketika engkau, bertasyahud, aku tak sabar menunggumu mengucapkan salam. Biar kuliat wajah mulia mu.
"Assalaamu'alakum......"
Engkau menolehkan wajahmu...
Aku terkagum-kagum dan terbangun dari mimpiku.
Ku paksa, diriku untuk tidur lagi...agar berjumpa lagi dengan mu...
Semua telah berakhir...
Hatiku berkecamuk, hingga aku makin tidak bisa tidur. Senang berjumpa dengan mu, sedih berpisah denganmu, kecewa waktu berlalu begitu cepat.
Aku benar-benar tidak bisa mengingatmu lagi. Dalam benakku, aku masih bisa melihat dengan jelas senyum dan suara nabi Ibrahim, tapi tidak begitu denganmu. Engkau hilang.
Ah...andaikan engkau datang lagi dalam mimpiku lagi...
Akan kutanya dimana sahabat-sahabat muliamu.
Tapi jika engakau tak pernah datang lagi dalam mimpiku lagi...sampai episodeku berakhir...
Aku berharap, aku dalam barisanmu diakherat kelak
Aku berharap, engkau membantuku mengumpulkan keluargaku di Jannah.
Aku masih merindukanmu...aku juga masih rindu dengan senyuman dan kelembutan Bapaknya para nabi, Nabiyullah Ibrahim.
Engkau adalah mimpi terindah dalam hidupku.
Andaikan engkau datang lagi dalam mimpi ku....

Sunday, September 7, 2008

39 tahun

Alhamdulillah  tepat hari ini di hari ke 8 bulan Ramadhan yang penuh berkah ini, usiamu tepat 39 tahun.
Di usia yang tidak muda lagi tapi dikau sayang tetap berjiwa muda, yang sering membuatku tersenyum,bahkan terpingkal2 sambil sesekali mencubitmu karena saking gemesnya daku kala kau menggodaku.
Perhatian dan kasih sayangmu pada keluarga tetap kau nomorsatukan walaupun kau sibuk .

Tak ada hidangan yang lezat dan kata yang indah yang dapat kuungkapkan , hanya doa dan doa untukmu sayang, semoga Allah senantiasa memberikan keberkahan kepadamu,
senantiasa cinta dan kasih sayangNya selalu tercurah untukmu, dan selalu di tunjukkan jalan yang terbaik untukmu, dimudahkan dan dilancarkan segala urusanmu,di luaskan rezqimu,diberikan kesehatan  dan senantiasa selalu dalam iman dan taqwa kepadaNYa,

BarakaLlah suamiku tercinta,

ummi