Tuesday, December 30, 2008

Takdir Allah

 Kita semua tahu bahwa jodoh,mati dan rezqi adalah takdir Allah, tidak ada seorangpun yang bisa menghalanginya kalau ketiga itu sudah di takdirkan pada manusia.

 Kadang kita susah untuk mengikhlaskan sesuatu yang telah di tetapkan Allah pada kita padahal Allah maha tahu apa yang terbaik untuk hambanya dan semua kejadian itu pasti ada hikmahnya.

 Tapi terus terang masalah maut ini saya tidak sangat merasa siap kalau Allah menakdirkan suami saya di jemput terlebih dahulu olehNya.
Ba'da maghrib tadi kami berlima pergi ke Jusco, di perjalanan menuju kesana entah kenapa gak tahu mulai dari mana, saya bercerita kepada anak2 : Kakak. Anga, Adek doakan ummi yah, doakan ummi kalau bisa Allah menjemput ummi terlebih dahulu daripada abi, mereka hampir serempak bertanya kenapa ummi? Iya nak ummi merasa gak sanggup kalau Abi yang duluan di jemput, ummi tidak merasa siap dan tidak bisa membayangkan bagaimana ummi bisa menyekolahkan kalian sampai minimal seperti Abi,ummi tidak mempunyai kemampuan apa2,ummi tidak mempunyai sesuatu yang bisa diharapkan.

 Kak Asad lalu memotong perkataan saya, ummi gak boleh gitu kata ummi abi kan kita tidak boleh berdoa meminta mati, Iya betul nak tapi gak tahu ummi belum bisa membayangkan bagaimana dg kalian nanti kalau gak ada Abi!

 Anga menimpali ,itu teman ummi bisa aja suaminya duluan meninggal tapi bisa menyekolahkan anaknya samapi besar. Iya betul sayang karena temannya ummi itu mempunyai kemampuan, sekolahnya tinggi, pintar dan Allah memang memilih dia karena dia bisa menjalaninya karena imannya kuat.

Kakak dan Anga tetap tidak setuju pendapat saya dan entah kenapa saya tetap keukeuh dengan pendapat saya, Abi pun yang sedang menyetir menegur saya kalau apa yg saya lakukan itu salah,
 
Sampai Adek Abduh angkat bicara, dia bilang gimana ummi, anak-anak ummi masih kecil, bagaimana jadinya kalau ummi gak ada. Saya bilang kan ada abi dan insyaAllah kalau Allah takdirkan abi menikah lagi Allah akan beri kalian seorang ummi yang  lebih baik dari ummi sekarang, tapi sebelum saya melanjutkan celoteh saya, Adek Abduh kembali memberikan argumennya tapi ummi kalau Allah tentukan dan menolong ummi dan memberi kemampuan untuk kami bisa sekolah kan bisa aja ummi!

Jawaban inilah yang membuat saya terhentak dan terharu , subhanaLlah dari mulut seorang anak yang berusia 8 tahun inilah yang menyadarkan saya! benar katanya Jika Allah sudah menghendaki sesuatu pada hambanya tidaklah dia bebankan sesuatu yang tidak sesuai dengan kesanggupannya! Terima kasih sayang kau telah mengingatkan ummi walaupun terus terang ini kerap menghantui perasaan saya.

Astaghfirullah , ya Allah ampunkanlah dosa-dosa hamba,
Ya Allah apapun yang kau takdirkan pada kami jadikanlah itu takdir yang terbaik untuk kami, jadikanlah kami ikhlas menerima takdir yang telah kau tetapkan dan kami sanggup menjalaninya, bimbinglah kami ke jalan yang Engkau ridhoi!

Tuesday, December 23, 2008

Sebuah renungan

Lahirnya manusia disambut dengan azan
Matinya manusia diiringi dengan solat
Antara azan dan solat alangkah singkatnya hidup ini
Renungkanlah wahai teman temanku yang tercinta

Jadikanlah harta sebagai kemudahan beragama
Ilmu sebagai panduan beragama
Pengalaman sebagai hikmah beragama
Fikiran sebagai keindahan beragama

Ingatkan kebaikan orang lain pada kita
Lupakan keburukan mereka lakukan kepada kita
Ingatkan apa keburukan yang kita lakukan kepada mereka
Lupakan kebaikan diri kita kepada orang lain

Adakalanya kesalahan membuatkan
Sesaorang itu memperbaiki diri
Tidak pernah bersalah itu
Boleh mendatangkan sombong diri
Oleh itu tidakkah beruntung mencuba biarpun terpaksa
Berbuat salah daripada pasrah yang tidak menentu

Adakalanya dalam hidup ini kita terpaksa berkorban
Untuk membahagiakan orang lain
Bulan tak akan menyinarkan cahayanya dimalam hari
Jika ianya tidak membakar dirinya di siang hari

Ambillah hikmah dimana ia berada
Adakalanya hikmah bersemayam
Dihati sesaorang munafik
Namun ia akan gelisah dan tak akan berdiam diri
Sehingga berhasil keluar dan bergabung
Dengan kawan kawannya di dalam dada si mukmin

Kebahagian tertunda yang dibayar dengan pengorbanan
Selalunya terasa manis
Tidak ada satupun didunia ini hasil karya sendiri
Anda mencapai tujuan anda selalunya
Berkat bantuan orang lain

Perkataan itu seperti ubat
Jika engkau gunakan sedikit daripadanya
Akan memberi faedah
Tetapi jika digunakan terlalu banyak akan membahayakan

[dari seorang sahabat, ditulis kembali oleh AA Abdurrahman]

Wednesday, November 26, 2008

Mendadak pulkam

Start:     Dec 1, '08 10:00p
End:     Dec 11, '08
Location:     Samarinda
Insya Allah tgl 1 Desember ini saya akan pulang kampung sendirian , tidak di rencanakan sebelumnya betul2 mendadak, ibu saya kurang sehat dan sebenarnya saya memang sangat merindukannya karena dah beberapa tahun tak jumpa, tapi karena lain hal ini terus tertunda, tapi sekarang abi memaksa saya untuk pulang, harus katanya!! terima kasih Abi sudah mengambil alih kewajiban saya untuk menjaga anak2 , dan tak lupa saya ucapkan terima kasih sebesar2nya kepada sahabatku yang baik hati dan cantik tea yang sudah menawarkan diri untuk menjemput anak2 untuk dibawa ke istananya. jazakillah teh!! Dan maaf saya untuk sahabat2ku di negri Singa yang pertemuan kita tertunda kembali.

Mohon doanya semoga perjalanan ini lancar dan baik2 saja sampai saya kembali ke sisi suami dan anak2.

Mohon maaf kalau ada salah baik itu sikap saya ataupun lisan saya!!

Tuesday, November 11, 2008

Iffah wat heb je gedaan!!?!!

Wat heb je gedaan? Apa yang sudah kamu lakukan?!?, sejak kemaren pertanyaan ini menyelimutiku.
Apa yang sudah ku lakukan untuk yang ku cintai?
Apa yang sudah ku berikan kepada yang ku cintai?

Ku mengaku mencintai Rabbku tapi seruanNya sering tidak ku segerakan malah sering ku temui di akhir waktu padahal itu semua bukan untukNya, semuanya demi kebaikanku nanti.

Ku mengakui mencintai Rasulullah tapi akhlaq beliau belum semuanya ku jadikan panutanku, padahal Rasulullah begitu mencintai ummatnya.

Aku sangat mencintai orang tuaku tapi sekarang disaat beliau memerlukan anak-anaknya untuk menghiburnya ,aku tidak bisa disampingnya, padahal cinta kasihnya tidak terbatas oleh waktu, selalu mendoakan anak2nya , mendoakan kebaikan untuk kami semua.

Aku mencintai suamiku tapi apa yang telah kuberikan padanya? hak-haknya sebagai suami belum semua aku penuhi, sedangkan kewajibannya sebagai suami sudah dia berikan kepadaku, kebaikannya padaku tak terhitung lagi.

Aku mencintai anak-anakku tapi apa yang telah aku berikan padanya? hak-haknya sebagai anak sering kulecehkan, hatinya sering kusakiti, padahal mereka akan menjadi sebuah aset yang besar untukku yang mendoakanku .nanti bila aku menemuiNya.

Jadi apa yang telah kau lakukan selama perjalanan hidupmu selama 37 tahun Iffah????

Hanya Engkau yang tahu ya Allah, jadikanlah sisa umurku ini berkah, berilah kesempatan padaku untuk memperbaiki diri ini, berikanlah kesempatan padaku untuk memberikan kebahagiaan kepada orang -orang yang ku cintai,

Ya Allah ya rahman ya rahiim ampuni segala dosa-dosaku, ampuni kedua orang tuaku, kasihanilah mereka sebagaiman mereka mengasihiku,

Ya Allah tetapkanlah keimanan dan ketaatanku kepadamu, tunjukkan jalan yang lurus!

Ya Allah anugrahkan kepadaku cintaMu, kasih sayangMu.

Ya Allah akhiri hidupku dengan husnul khatimah.

Ya Allah, bahagiakanlah orang-orang yang ku cintai karenaMu dunia dan akhirat!






Sunday, November 9, 2008

Annual Awards Ceremony & Concert of SSU/UIS/SDU




Tanggal 8 november kemaren adalah hari yang di tunggu tunggu trio Ahmad karena mereka bertiga akan tampil dalam konser dan 2 diantara trio Ahmad akan maju ke pentas menerima piala.
Dalam konser tersebut kak Asad dan teman2nya akan menampilkan Junior Shufflers, Anga dan teman2nya juga menampilkan Frequency Shuffle Group dan adek Abduh dan teman2nya menampilkan nasyid "My mother dan Children of the world.

Untuk awards alhamdulillah kakak Asad memboyong tiga piala sebagai the 1st in class, the best of mathematics and Science dan Anga juga alhamdulillah memboyong satu piala sebagai 2nd in class.
Adek Abduh kelihatan kecewa karena tidak membawa apa-apa tapi ummi dan abi selalu memberi semangat kata kami kalian bertiga adalah the best untuk kami, dan ummi peluk adek abduh sambil membisikkan kepadanya "dek walaupun adek gak bawa piala tapi bagi ummi adek juga sudah memberikan yang terbaik kepada kami dari pertama masuk sekolah gak bisa apa2 sekarang alhamdulillah banyak sekali kemajuan, tetap semangat ya sayang!!!
Ummi dan Abi tidak melihat hasil akhirnya tapi melihat proses belajar kalian , semoga berkah ya sayang!

Untuk penampilan konser mereka , terus terang untuk kakak dan anga saya tidak terbayang bagaimana penampilan mereka apa itu shufflel,, jadi pas di tempat acara, Anga dengan muka bersalah mendatangi kami, dan bertanya dengan penuh hati2nya, ummi boleh gak pakai gel di rambut dengan ada warna warninya karena katanya harus dan tidak merusak rambut,bisa cepat hilang kalau di bilas, terus terang saya kaget juga, emangnya kenapa nak, kenapa harus pakai itu?/ dia dengan tambah dengan wajah bersalah dia bilang gak tahu katanya ya harus pakai itu, kasihan juga melihatnya ya udah boleh tapi jangan banyak dan warnanya jangan yg aneh2 ya nak, dia langsung tersenyum dan bergabung kembali dengan teman2nya..upf ternyata repot juga punya anak yang mau ABG,

Berhubung kamera kesayangan ummi rusak jadilah dengan kamera pinjaman , alhamdulillah bisa juga terekam walaupun tidak semua bisa di rekam.

Dengan semua penampilan yang sangat berkesan adalah penampilan nasyid adek Abduh dan teman2nya karena nasyidnya tentang ummi sih :p

Monday, November 3, 2008

Kunjungan tamu istimewa




1 Syawal 1429 H UTM JB


Tadinya si trio mau di seragamkan tapi adek abduh tetap keukeuh gak mau warna itu , mau ikutin selera si adek eh untuk kakak asad gak ada ukurannya.

Saturday, October 25, 2008

Cinta

Cinta bukanlah berbicara tentang cinta
Cinta adalah pembuktian dan pengorbanan

Cinta adalah mencintai apa-apa yang dicintai oleh yang dicintai

Cinta membuat hatimu bergetar
Cinta membuat sepi dalam keramaian
Cinta membuat ramai dalam kesepian
Tapi cinta adalah cinta bila memberi, menyerahkan, untuk yang dicintai

Palembang, akhir Okt 2008: Teruntuk yang tengah jatuh CINTA

Wednesday, October 15, 2008

Jatuh cinta lagi

Hari ini daku sangat bahagiaaa sekali, terus terang perasaan ini daku pendam dan hanya abi yang tahu kalau daku memang lagi merindukan seseorang .
Hari hari aku pendam dan takut tuk mengungkapkan kepadanya, dan ...hari ini daku tak tahan lagi tuk mengungkapkannya padanya...

Ku raih telpon genggamku dan mulailah aku menekan tuts dengan hati yang deg2an takut kalau dia marah dan dengan bismillah ku kirim juga pesan rinduku padanya.

Tidak sampai menunggu lima menit telpku berdering tanda ada sms yang masuk,ku lihat nama pengirim wow tambah deg2an nih...

Bismillah ku baca pelan2 pesannya daaaan subhanaLlah ternyata dia pun ingat akan diriku hari-hari pula!!!

Alhamdulillah semoga Allah mengumpulkan kita dalam keberkahan dan kebaikan ya kak

Monday, September 29, 2008

Lebaran....1429 H

Merujuk pada keputusan Dewan Tertinggi Mahkamah Agung Arab Saudi melakukan sidang itsbat ba'da magrib hari Senin 29 Ramadan 1429 H, telah menentukan bahwa malam Selasa adalah akhir bulan Ramadan 1429 H bertepatan tanggal 29 September 2008 M. Dengan demikian hari Selasa besok bertepatan tanggal 30 September 2008 adalah Idul Fitri 1 Syawal 1429 H, maka kami sekeluarga mulai berbuka Tgl 30 September ini. Walaupun beda dengan kebanyakan, Mohon maaf lahir dan batin, Taqobalallahu minna waminkum taqobal Ya Karim.

Sumber.

Monday, September 22, 2008

Rindu



Pak, iffah rindu sama Bapak....
Pak, iffah kangen  curhat. sama Bapak
Ya Allah lapangkanlah dan terangi kubur Bapak hamba
Ya Allah ampunkanlah dosa-dosanya
Ya Allah pertemukan kami di Jannah MU amiin

Jika dan Ketika



Jika kau merasa lelah dan tak berdaya dari usaha yang seperti sia sia..
Allah tahu betapa keras engkau sudah berusaha.

Ketika kau sudah menangis sekian lama dan hatimu masih terasa pedih..
Allah sudah menghitung air matamu.

Jika kau fikir bahwa hidupmu sedang menunggu sesuatu dan waktu terasa berlalu begitu saja..
Allah sedang menunggu bersama samamu.

Ketika kau merasa sendirian dan teman temanmu terlalu sibuk untuk menghubungimu..
Allah senantiasa berada disampingmu.

Ketika kau fikir kau sudah berusaha sesungguhnya dan tidak tahu hendak berbuat apa lagi..
Allah mempunyai jawabannya.

Ketika segalanya menjadi sesuatu yang tidak masuk akal dan kau merasa tertekan..
Allah bersamamu untuk menenangkanmu.

Jika tiba tiba kau dapat melihat jejak jejak harapan..
sebenarnya Allah sedang berbisik kepadamu.

Ketika segala sesuatu berjalan lancar dan kau merasa ingin mengucap syukur..
Allah telah pun memberkatimu.

Ketika sesuatu yang indah terjadi dan kau dipenuhi ketakjuban..
Allah akan tersenyum padamu.

Ketika kau memiliki tujuan untuk dipenuhi dan mimpi untuk digenapi..
Allah sudah membuka matamu dan memanggilmu dengan namamu.

Oleh itu ingatlah.. dimana pun kau berada..
Allah akan mengetahui dan senantiasa berada disampingmu..

[disadur dari berbagai sumber]

Friday, September 19, 2008

A letter to everybody




August, 2008.

Dear all,

Assalaamu’alaikum wr.wb.

My name is Lita Rahmasari, 28 years old. I’m a housewife. My husband’s name is Triyono, 33 years. We are from Indonesia and have married for 5 years. My husband is studying in UTM Malaysia under an RSG scheme.

He started study for Master Degree UTM in December 2005 with normal health condition. He did the study normally in fist semester and got the good result, with GPA 3.86. In second semester, August 2006, my husband got both of his kidney failure, so he postponed his study and went back to Indonesia for haemodialysis. Due to our financial condition, the government facilitated us with limited fund to pay the kidney treatments. It was not enough to keep my husband in a good condition, because it could only cover the basic service for kidney treatment, 2 times a week of dialysis and blood transfusion whenever hemoglobin (Hb, the amount of good-quality red-blood cells) was very low.

In January 2007, he decided to continue his study and back to UTM. He could continue but still need to dialysis for three times a week at UTM medical center and medical check-up every three month at Hospital Sultanah Aminah Johor Bahru. He is now in better condition. Alhamdulillah, UTM had pay for the cost of dialysis about RM3,000.00 for a month till now. He just finished his Master Degree at June 2008.

Now, he just started his PhD Degree on July 2008. His Supervisor told him that UTM can’t pay the cost for his dialysis anymore for next semester, January 2009. He must pay the dialysis by himself or do kidney transplantation. So, he wants to do kidney transplantation for better quality of life, because dialysis is considered very hard: costly, painful, takes time, and physically weakening. He wants to do the kidney transplantation as soon as possible, before the end of this year. His mother is generously willing to donate her kidney. We already asked to head of Renal Treatment at Sardjito Provincial Hospital (Prof. dr. Syahbani), kidney transplantation cost is about RM60,000,00. It is very hard for us to take, because currently my husband doesn’t have a permanent job.

We desperately need financial support for the kidney transplantation. It is urgent to do the kidney transplantation, for the sake of my husband’s life. Without the transplant, his living opportunity would be very low. Our expectation is to be able to live normally without routine dialysis.

Thank you for your attention and I pray to Allah that everything will be ok and run smoothly. Thank you.

Wassalaamu’alaikum wr.wb.

Lita Rahmasari

Phone: +(60) 167933004

www.trionolita.blogspot.com


 Semoga Allah memberikan kekuatan dan ketabahan kepada Lita dan suami, dan semoga Allah memberikan jalan yang terbaik dan di berikan kesembuhan untuk pak Tri amiin

 Saya ingin menghimbau kepada teman-teman dimanapun berada di bulan ramadhan ini tolong doakan saudara kita ini dan tolong sebarkan surat beliau ini semoga ada yang terketuk hatinya untuk menolong mereka hatta hanya sebuah doa

maaf dan terimakasih sebelumnya,
 

Wednesday, September 17, 2008

Andaikan kau datang lagi dalam mimpi ku...

Aku masih ingat suasana kampung, sejuk dan damai.
Inikah yang engkau namakan kampung akherat?
Kala itu, langit sedikit gelap. Kurasa, maghrib baru saja lewat.
Di depanku, sebuah rumah sederhana. Bukan gubug, bukan pula bungalo.
Aku berjalan mendekat, dan tepat didepan pintu. Tanganku terayun, mengetuk pintu rumahmu.
Tok..tok..tok..
"Assalaamu'alaikum"
Seseorang membuka pintu.
Aku tertegun memandangnya.
Senyumnya, menunjukkan kesempurnaan susun gigi putihnya. Senyum itu menyejukkan dan menyenangkan.
Dia lebih tinggi dariku. Tubuhnya tegap, atletis mungkin kata orang.
Jenggotnya hitam pekat.
"Saya nabi Ibrahim, ayo masuk"
Nabi Ibrahim? Aku memandang pemuda tampan yang tak pernah aku lihat sebelumnya. Aku tak pernah membayangkan dia seperti ini. Yang terbayang, adalah seorang tua, berjanggut putih, yang baru punya anak diusia rentanya.
Aku masih terdiam, lalu perlahan masuk kerumah.
Dalamnya pun sederhana.
Setelah pandanganku menyapu ruang tamu rumah sederhana itu, akupu mulai bertanya.
"Nabi Muhammad dimana?" tanyaku.
"Oh, ada didalam, ayo ikut saya"
Aku pun, berjalan dibelakangnya.
Nabi Ibrahim membuka pintu kamarmu.
Engkau tengah bersujud.
"Dia sedang solat!" bisik Nabi Ibrahim.
Kami berdua tegak, menunggumu.
Kuingat, ketika aku masuk ke kamarmu, engkau tengah sujud.
Dari belakang, kuingat postur tubuhmu, dan rambutmu.
Ketika engkau, bertasyahud, aku tak sabar menunggumu mengucapkan salam. Biar kuliat wajah mulia mu.
"Assalaamu'alakum......"
Engkau menolehkan wajahmu...
Aku terkagum-kagum dan terbangun dari mimpiku.
Ku paksa, diriku untuk tidur lagi...agar berjumpa lagi dengan mu...
Semua telah berakhir...
Hatiku berkecamuk, hingga aku makin tidak bisa tidur. Senang berjumpa dengan mu, sedih berpisah denganmu, kecewa waktu berlalu begitu cepat.
Aku benar-benar tidak bisa mengingatmu lagi. Dalam benakku, aku masih bisa melihat dengan jelas senyum dan suara nabi Ibrahim, tapi tidak begitu denganmu. Engkau hilang.
Ah...andaikan engkau datang lagi dalam mimpiku lagi...
Akan kutanya dimana sahabat-sahabat muliamu.
Tapi jika engakau tak pernah datang lagi dalam mimpiku lagi...sampai episodeku berakhir...
Aku berharap, aku dalam barisanmu diakherat kelak
Aku berharap, engkau membantuku mengumpulkan keluargaku di Jannah.
Aku masih merindukanmu...aku juga masih rindu dengan senyuman dan kelembutan Bapaknya para nabi, Nabiyullah Ibrahim.
Engkau adalah mimpi terindah dalam hidupku.
Andaikan engkau datang lagi dalam mimpi ku....

Sunday, September 7, 2008

39 tahun

Alhamdulillah  tepat hari ini di hari ke 8 bulan Ramadhan yang penuh berkah ini, usiamu tepat 39 tahun.
Di usia yang tidak muda lagi tapi dikau sayang tetap berjiwa muda, yang sering membuatku tersenyum,bahkan terpingkal2 sambil sesekali mencubitmu karena saking gemesnya daku kala kau menggodaku.
Perhatian dan kasih sayangmu pada keluarga tetap kau nomorsatukan walaupun kau sibuk .

Tak ada hidangan yang lezat dan kata yang indah yang dapat kuungkapkan , hanya doa dan doa untukmu sayang, semoga Allah senantiasa memberikan keberkahan kepadamu,
senantiasa cinta dan kasih sayangNya selalu tercurah untukmu, dan selalu di tunjukkan jalan yang terbaik untukmu, dimudahkan dan dilancarkan segala urusanmu,di luaskan rezqimu,diberikan kesehatan  dan senantiasa selalu dalam iman dan taqwa kepadaNYa,

BarakaLlah suamiku tercinta,

ummi